30 April, 2011

Kisah Kebijaksanaan Nabi Sulaiman a.s




Imam al-Bukhari dan Muslim meriwayatkan bahawa Rasulullah saw bersabda :
Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah bersabda, "Ada dua orang wanita masing-masing dengan anaknya. Datanglah seekor serigala dan mencuri anak salah seorang dari keduanya. Maka salah seorang dari keduanya berkata kepada yang lain, 'Serigala itu mencuri anakmu.' Yang lain menjawab, 'Anakmulah yang dicuri oleh serigala.' Keduanya mengadukan hal itu kepada Dawud, maka Dawud memutuskan anak itu milik wanita yang lebih tua. Keduanya pergi kepada Sulaiman dan menyampaikan hal itu. Sulaiman berkata, ’Ambilkan untukku pisau. Aku akan membelahnya untuk mereka berdua.’ Wanita muda berkata, ’Jangan, semoga Allah merahmatimu. Anak ini adalah anaknya.’ Maka Sulaiman memutuskan anak ini adalah anak si wanita muda.
Pengajaran Hadis

1.            Keutamaan Nabi Sulaiman dan keterangan tentang apa yang diberikan oleh Allah berupa kecerdasan dan kemampuan untuk membuat keputusan dengan bijaksana.

2.            Seorang ibu tidak akan sanggup melihat anaknya dicederakan walau sedikitpun.

3.            Kisah ini menunjukkan bahwa hakim yang alim diberi pahala, baik dia benar atau salah. Allah telah menetapkan bahwa Sulaimanl-ah yang mengerti rahasia keputusan hukum, walaupun demikian Allah tetap memuji Dawud dan Sulaiman, dan tidak mencela Dawud karena dia salah dalam mengambil keputusan. "Maka Kami telah memberikan pengertian kepada Sulaiman tentang hukum yang lebih tepat, dan kepada masing-masing mereka telah Kami berikan hikmah dan ilmu." (QS. Al-Anbiya: 79)

4.            Dan Rasulullah telah secara jelas menyatakan bahwa hakim yang benar keputusannya akan mendapatkan dua pahala. Adapun yang salah, maka cukup satu.

5.            Kecerdikan dan pemahaman tidak bergantung kepada umur. Semua adalah kurniaan Allah.

0 comments:

Catat Ulasan

Related Posts with Thumbnails
 
Share