Imam al-Bukhari (2217) :
19 Mei, 2026
Nabi Ibrahim, Sarah & Raja zalim
“Nabi SAW bersabda: "Nabi Ibrahim AS berhijrah bersama isterinya Sarah lalu memasuki satu kampung yang dipimpin oleh seorang raja atau seorang yang kejam diantara para penguasa kejam. Ada yang berkata; Nabi Ibrahim datang dengan seorang wanita yang sangat cantik. Lalu Nabi Ibrahim dipanggil kemudian ditanya: Wahai Ibrahim, siapakah wanita yang bersamamu itu?" Nabi Ibrahim berkata: "Dia adalah saudara perempuanku".
Lalu Nabi Ibrahim kembali kepada Sarah dan berkata: "Janganlah kamu mendustakan perkataanku karena aku telah memberitahu mereka bahawa kamu adalah saudaraku. Demi Allah sesungguhnya tidak ada orang beriman di tempat ini selain aku dan kamu".
Kemudian Sarah dibawa menghadap raja lalu dia berdiri di hadapan sarah. Sarah bangun berwudhu' lalu solat kemudian berdoa:
"Ya Allah, sesungguhnya Engkau mengetahui bahwa aku beriman kepadaMu dan kepada RasulMu dan aku memelihara kemaluanku kecuali untuk suamiku maka janganlah Engkau satukan aku dengan orang kafir ini".
Maka tiba-tiba raja itu terduduk sehingga kaki menggelupur tercekik. Lalu raja merayu kepada sarah agar selamatkannya.
Kemudian raja ulang perkara yang sama dan berlaku lebih teruk dari yang pertama.
Kemudian raja berkata : kamu tidak membawa manusia kepada aku tapi syaitan. Raja perintah pulangkan sarah dan berikan hajar sebagai khadam.







0 comments:
Catat Ulasan